on pinterest Hello guys! Kali ini gue mau berbagi tentang 'ngopi di bulan puasa'. Boleh gak sih kita (khususnya coffee lovers) ngopi saat puasa? Jawabannya TIDAK. Hah, tidak? Iyalah kalo pas puasa gak boleh makan/minum apapun, termasuk ngopi. HEHE GARING. Banyak yang bertanya-tanya; 'gue mau ngopi dibulan puasa, apa gak berbahaya tuh buat tubuh gue?' Langsung aja tanya ke ahlinya nih sob, dr. Atika. Wanita yang menamatkan pendidikan dokter umum-nya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada tahun 2013 ini kini berpraktek di sebuah klinik di Jakarta Timur serta Puskesmas Kuningan Timur. "Maaf dok mau tanya, apa boleh saat bulan puasa kita ngopi? Apakah ada manfaat atau malah dampak buruknya? Terua baiknya ngopi pas bulan puasa itu kapan?" Kata dr. Atika ; Selama tidak ada keluhan maka tidak ada masalah untuk ngopi di bulan puasa. Kafein yang terdapat pada kopi, teh, coklat, dan minuman soda merupakan suatu stimulan yang kuat dan mem...
Kalo tau gini pasti kalian gak usah ribet lagi beli pulsa ke warung/toko. Apalagi pulsa kadang masuknya suka lelet. Sekarang gak bakal lagi deh ngalamin kejadian kayak gitu. Karena sekarang ada Payfazz! Pasti kalian bertanya-tanya. Apa itu Payfazz? Payfazz adalah sebuah perusahaan penyedia jasa pembayaran untuk masyarakat Indonesia. Payfazz juga bekerja sama dengan berbagai partner untuk memfasilitasi pembayaran berbagai kebutuhan, seperti pulsa, listrik, voucher game, transfer uang, pembayaran e-commerce, hingga pembayaran merchant dan toko. Buat kalian nih yang suka nunggu pulsa dari tukang pulsa tapi suka lelet. Cukup dengan menggunakan Payfazz, semua kebutuhan tentang pulsa, paket data atau token PLN akan segera didapatkan dalam hitungan menit. Gimana? Tertarik? Terus gimana cara bayarnya? Gampang. Untuk mempermudah transfer uang Anda, Payfazz memfasilitasi transfer beda bank antara lima bank terbesar di Indonesia, yaitu Mandiri, BRI, BCA, BNI, dan CIMB Niaga. Selain itu, unt...
Presiden Jokowi saat LIVE Keterangan Pers Presiden RI (Kebijakan Ekonomi) Istana Bogor, 31 Maret 2020. (screen capture youtube: Sekretariat Presiden) "Yang keempat tentang tarif listrik. Perlu saya sampaikan bahwa untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama 3 bulan ke depan, yaitu untuk bulan April, Mei, Juni 2020. Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen artinya hanya membayar separuh saja untuk bulan April, Mei, Juni 2020." Pernyataan tersebut merupakan salah satu pernyataan Presiden Jokowi mengenai kebijakan pemerintah pusat dalam menghadapi virus Corona (COVID-19) yang disampaikan di Istana Bogor, Selasa (31/3). Sebanyak 24 juta pelanggan listrik 450 VA akan menikmati keringanan tarif listrik yang digratiskan selama 3 bulan. Sedangkan 7 juta pelanggan 900 VA juga akan menikmati keringanan tarif listrik yang didiskon menjadi 50% atau separuhnya. Kebijakan...
Komentar
Posting Komentar